JAKARTA, PosNusantara.com – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka, Senin (17/8/2026), berlangsung khidmat dan penuh makna, tidak terkecuali bagi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka). Sebanyak 76 anggota Paskibraka yang mewakili 38 provinsi sukses menjalankan tugas pengibaran dan penurunan Sang Saka Merah Putih.
Momen ini menjadi puncak dari persiapan panjang yang telah dimulai sejak pengukuhan resmi oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka pada 15 Agustus 2026 di Istana Negara. Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Yudian Wahyudi, menyatakan pengukuhan berjalan lancar dan penuh khidmat.
Tim “Indonesia Berdaulat” Kibarkan Merah Putih
Untuk tugas pengibaran bendera pada upacara detik-detik proklamasi, Paskibraka tergabung dalam tim yang diberi nama “Indonesia Berdaulat”. Nama ini selaras dengan tema besar peringatan HUT ke-81 RI, “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”.
Dalam formasi utama tim “Indonesia Berdaulat”, posisi pembawa baki dipercayakan kepada Celina Olivia Apriani Theo, siswi SMK Negeri 5 Pontianak, yang merupakan perwakilan dari Provinsi Kalimantan Barat. Ia mengemban tugas mulia untuk membawa Sang Saka Merah Putih menuju tiang bendera.
Posisi pengerek bendera diamanahkan kepada I Nyoman Harya Dhanurendra Darmamukti dari Kalimantan Selatan, siswa SMAN 7 Banjarmasin. Sementara itu, tugas pembentang bendera dipercayakan kepada M. Aryo Wira Zandhyka Y dari Provinsi Bengkulu, pelajar SMAN 7 Kota Bengkulu.
Pada unsur formasi lainnya, posisi Komandan Kelompok 8 diemban oleh Achmad Fachri Mubarok dari Provinsi Jambi, siswa SMKN 1 Kota Jambi. Adapun posisi Komandan Kelompok 17 dipercayakan kepada Ahmad Raditya dari Daerah Istimewa Yogyakarta, siswa SMK Penerbangan AAB Adi Sucipto. Jabatan Komandan Kompi Paskibraka dipegang oleh Kapten Mar Rachmatsah Adi Putera, Komandan Kompi Senapan H Yonif 9 Brigif 4 BS Korps Marinir.

Tim “Adil Makmur” Tuntaskan Penurunan Bendera
Sementara itu, tugas penurunan bendera Merah Putih pada sore hari dipercayakan kepada tim Paskibraka yang diberi nama “Adil Makmur”. Prosesi ini menjadi rangkaian penutup peringatan HUT ke-81 RI.
Neeltje Deliana Insjowi Werimon, siswi SMA Negeri 8 Jayapura yang mewakili Provinsi Papua, bertugas sebagai pembawa baki dalam prosesi penurunan. Bendera yang telah diturunkan kemudian diserahkan kepada Presiden Prabowo Subianto.
Posisi cadangan pembawa baki diisi oleh Ismi Ulfaidah dari Sulawesi Barat. Pada formasi Kelompok 8, Atanasius Meyllano Frans Yogar dari Nusa Tenggara Timur bertindak sebagai Komandan. Maharazthu Rizqhy Ramadhana Chubuyana dari Nusa Tenggara Barat bertugas sebagai pengerek, dan Mirza Rafi Navazani dari Kalimantan Barat sebagai pembentang bendera.
Baruno Wicaksono, pelajar SMA Taruna Nusantara Cimahi yang mewakili Jawa Barat, dipercaya sebagai Komandan Kelompok 17. Adapun Komandan Kompi Paskibraka untuk tim ini adalah Kapten Penerbang Bagus Setianto dari Lanud Sultan Hasanuddin.
Kejutan Formasi Angka 81
Salah satu momen yang paling dinanti adalah kejutan formasi yang ditampilkan Paskibraka. Selain mempertahankan formasi klasik 17, 8, dan 45 yang presisi, para anggota Paskibraka menghadirkan formasi khusus berupa angka 81. Formasi ini menjadi simbolisasi peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Wakil Kepala BPIP, Rima Agristina, menjelaskan bahwa inovasi formasi angka merupakan agenda spesial yang rutin disiapkan setiap tahun. “Ya tentu saja tiap tahun ada kejutan formasi pada saat pengibaran. Kalau pola kecepatan apa melangkahnya itu sama sesuai peraturan Panglima,” ucapnya.
Proses Seleksi dan Pengukuhan yang Ketat
BPIP memastikan tidak ada perubahan signifikan dalam prosesi pengukuhan Paskibraka tingkat pusat tahun 2026. Seluruh 76 anggota yang mewakili 38 provinsi dinyatakan dalam kondisi sehat sejak mengikuti pemusatan pendidikan dan pelatihan hingga prosesi pengukuhan.
Seleksi posisi khusus dalam Paskibraka mempertimbangkan kemampuan baris-berbaris, kepribadian, dan kepemimpinan, dengan pelatihan intensif sebelum penugasan. Wakil Kepala BPIP, Rima Agristina, mengatakan pengukuhan dilaksanakan tepat waktu pada 15 Agustus dan menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam mempersiapkan generasi muda sebagai calon pemimpin Indonesia.
Keberhasilan Paskibraka dalam menjalankan tugas pengibaran dan penurunan bendera pada HUT ke-81 RI menjadi kebanggaan tersendiri. Para putra-putri terbaik dari seluruh penjuru Indonesia ini tidak hanya menjalankan tugas kenegaraan, tetapi juga menjadi representasi semangat persatuan dan cinta tanah air.
Sekretariat Presiden dalam siaran resminya menyatakan bahwa tim Paskibraka “Indonesia Berdaulat” akan menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, sekaligus menjadi representasi putra-putri terbaik dari berbagai penjuru Indonesia. Semangat ini diharapkan terus menyala dan menginspirasi generasi muda untuk terus berkontribusi bagi kemajuan bangsa dan negara.
📝 PosNusantara.com — Cepat · Akurat · Terpercaya














