BOGOTA, PosNusantara.com – Jumlah korban tewas akibat gempa bumi dahsyat berkekuatan magnitudo 7,4 yang mengguncang wilayah barat Kolombia pada Senin (10/8/2026) terus melonjak. Hingga Kamis (13/8/2026), angka korban jiwa mencapai 265 orang, sementara 496 orang lainnya masih dinyatakan hilang dan dikhawatirkan tertimbun reruntuhan bangunan .
Presiden Kolombia Abelardo de la Espriella menyampaikan kabar duka ini dalam siaran resmi di televisi nasional. Secara keseluruhan, bencana ini berdampak pada 53.816 orang dari 25.872 keluarga .
“Kami mencatat 53.816 orang dalam 25.872 keluarga terdampak gempa. Sayangnya, 265 orang tewas, 3.494 orang terluka, dan jumlah korban yang hilang meningkat drastis mencapai 496 orang,” ujar de la Espriella .
Kerusakan Masif di Wilayah Perkebunan Kopi
Gempa yang berpusat di dekat Kota San José del Palmar, Provinsi Chocó, pada kedalaman sekitar 96 kilometer ini menjadi salah satu gempa paling mematikan yang melanda Kolombia dalam beberapa dekade terakhir . Guncangan dahsyat dirasakan hingga ke negara-negara tetangga seperti Venezuela, Ekuador, dan Panama .
Kota Pereira dan Cali menjadi wilayah dengan korban jiwa tertinggi. Di Pereira, salah satu wilayah utama perkebunan kopi Kolombia, tercatat 101 orang meninggal dunia, sementara di Cali, kota terbesar ketiga Kolombia, 95 orang dilaporkan tewas .
Kerusakan infrastruktur sangat luas. Data terbaru mencatat:
-
53.816 rumah dan 140 gedung ambruk rata dengan tanah
-
1.819 bangunan sekolah dan institusi pendidikan rusak
-
179 fasilitas kesehatan rusak, termasuk rumah sakit yang sebagian lantainya runtuh
-
20 jembatan tol hancur, 203 ruas jalan rusak, dan 44 instalasi pasokan air terdampak
-
5 bandara menghentikan operasional
Tim SAR Berpacu dengan Waktu
Tim penyelamat gabungan dari berbagai daerah terus bekerja tanpa lelah menggunakan alat berat seperti derek dan ekskavator, serta mengandalkan tangan kosong untuk menyingkirkan puing-puing . Di beberapa lokasi, petugas bahkan meminta warga untuk diam agar suara korban yang masih hidup di bawah reruntuhan dapat terdengar .
Kisah haru datang dari Cali, di mana seorang perempuan berhasil dievakuasi dalam keadaan hidup setelah terjebak di bawah reruntuhan kompleks apartemen Torres del Limonar. Warga yang menyaksikan proses tersebut bersorak ketika korban berhasil dibawa keluar menggunakan tandu .
Namun, kamar jenazah di sejumlah kota telah penuh. Sekretaris Kesehatan Publik Cali, German Escobar, mengatakan petugas harus membawa jenazah dari sejumlah lokasi terdampak karena kapasitas rumah sakit tidak mencukupi .
Wilayah Terpencil Kesulitan Akses Bantuan
Komunitas adat di Provinsi Chocó, yang berada dekat episentrum, masih mengalami kesulitan memperoleh bantuan. Andres Caicedo, pemimpin komunitas di Sipi, mengatakan lokasi mereka membutuhkan perjalanan sekitar 11 jam melalui jalur darat dan sungai dari ibu kota provinsi .
“Kami harus naik ke pohon untuk mendapatkan sedikit koneksi internet. Kami tidak memiliki pusat kesehatan atau persediaan medis, kami melakukan apa yang kami bisa dengan tangan kami sendiri,” ujar Caicedo .
Status Darurat Nasional dan Bantuan Internasional
Pemerintah Kolombia telah menetapkan status bencana nasional untuk mempercepat mobilisasi dan koordinasi penanganan darurat . Presiden de la Espriella telah mengunjungi wilayah terdampak dan menjanjikan dukungan ekonomi bagi warga yang kehilangan rumah .
Bantuan internasional mulai berdatangan. Peru mengirimkan 12 ton bantuan kemanusiaan untuk membantu para korban . Lebih dari 100 gempa susulan telah tercatat hingga Selasa sore, membuat warga memilih bertahan di ruang terbuka untuk menghindari risiko bangunan runtuh kembali .
WNI Dipastikan Aman
Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia melalui KBRI Bogota memastikan seluruh Warga Negara Indonesia yang berada di Kolombia dalam kondisi aman . KBRI Bogota telah menjalin komunikasi dengan WNI di sejumlah wilayah terdampak dan mengimbau mereka untuk tetap waspada serta mengikuti arahan otoritas setempat .
Dalam kondisi darurat, WNI di Kolombia dapat menghubungi hotline KBRI Bogota di nomor +57 301 9061706 .
📝 PosNusantara.com — Cepat · Akurat · Terpercaya
Gempa Dahsyat M 7,4 Guncang Kolombia, Korban Tewas Capai 132 Orang
Gempa Kolombia: Korban Tewas Terus Bertambah, 254 Orang Meninggal, Ribuan Lainnya Terluka















