JAKARTA, PosNusantara.com – Ada satu nama yang dalam beberapa tahun terakhir konsisten mencuri perhatian di industri musik Tanah Air. Anggis Devaki, penyanyi asal Bali dengan suara khas yang lembut namun sarat emosi, telah membuktikan bahwa mimpi besar bisa diraih dengan tekad dan kerja keras. Dari panggung The Voice Kids Indonesia hingga papan reklame digital di Times Square, New York, perjalanan kariernya adalah kisah inspiratif yang layak untuk disimak.
👤 Profil dan Awal Kehidupan
Pemilik nama lengkap Pande Putu Damae Anggis Devaki ini lahir di Denpasar, Bali, pada 28 November 2002. Sebagai anak sulung dari dua bersaudara pasangan I Wayan Meranggi dan Yunita Meranggi, Anggis tumbuh dan besar di lingkungan yang kental dengan adat dan tradisi Bali.
Kecintaannya pada musik telah tumbuh sejak usia dini. “Aku bukan orang yang suka cerita, jadi lewat nyanyi aku bisa sampaikan perasaan,” ungkap Anggis. Sejak duduk di bangku Sekolah Dasar, ia sudah menunjukkan bakatnya. Dengan dukungan penuh orang tua, sejak usia 10 tahun ia mengikuti les vokal dan rutin mengikuti lomba menyanyi antar sekolah.
Biodata Singkat Anggis Devaki:
-
Nama Lengkap: Pande Putu Damae Anggis Devaki
-
Nama Panggung: Anggis Devaki
-
Tempat & Tanggal Lahir: Denpasar, Bali, 28 November 2002
-
Usia: 23 tahun (2026)
-
Genre: Pop, Pop Ballad
-
Tahun Aktif: 2016–sekarang
-
Label: HITS Records (2023–sekarang)
-
Akun Instagram: @anggisdevakii

Anggis Devali In Show ( foto:istimewa)
🎤 Perjalanan di Ajang Pencarian Bakat
Nama Anggis mulai dikenal publik sejak ia mengikuti ajang pencarian bakat. Pada tahun 2017, di usia 15 tahun, ia berhasil meraih posisi Runner-Up The Voice Kids Indonesia musim kedua di bawah bimbingan mentor Tulus.
Tak berhenti di situ, pada tahun 2022-2023, Anggis kembali mengikuti ajang pencarian bakat, yaitu Indonesian Idol musim kedua belas. Ia berhasil lolos hingga babak 8 besar sebelum akhirnya tereliminasi. Popularitas yang diperoleh dari kedua ajang tersebut menjadi batu loncatan besar bagi kariernya. Bahkan sebelum mengikuti kompetisi, Anggis telah merilis album berbahasa Bali pada tahun 2016.
🎵 Karya-Karya yang Viral dan Menyentuh Hati
Anggis dikenal sebagai penyanyi pop-melankolis dengan lirik-lirik yang menyentuh dan relatable bagi pendengarnya. Beberapa lagunya berhasil menembus pasar dan menjadi viral di berbagai platform.
🔥 “Kisah Tanpa Dirimu” (2024)
Lagu ini dirilis pada 29 Februari 2024 dan menjadi salah satu karya paling monumental dalam karier Anggis. “Kisah Tanpa Dirimu” adalah lagu pop ballad yang menceritakan tentang hubungan cinta yang kandas di tengah jalan dan rasa sakit karena harus merelakan kepergian pasangan.
Lagu ini berhasil meraih lebih dari 80 juta streams di Spotify dan menjadi official soundtrack sinetron Terbelenggu Rindu yang tayang di RCTI. Bahkan, lagu ini membawanya masuk dalam daftar Top 5 Radar Artist of 2024 versi Spotify.
🔥 “Dirimu yang Dulu” (2024)
Lagu ini menjadi fenomena tersendiri. “Dirimu yang Dulu” berhasil mencapai 10 juta streams di Spotify dan viral di TikTok, menjadi lagu favorit pecinta musik galau. Kesuksesan lagu ini membawa nama Anggis ke panggung global, saat ia didapuk sebagai duta kampanye global Spotify EQUAL dan wajahnya tampil di papan reklame digital Times Square, New York, pada September 2025.
🎶 Lagu Lain yang Tak Kalah Hits
-
“Bodoh”: Lagu duet dengan Mario G. Klau
-
“Jatuh Rapuh”
-
“Lewat Semesta”: OST film “Tabayyun” (2025), lagu penuh emosi yang menyatu dengan cerita film
-
“Percuma”: Dirilis Juni 2025
💿 Album Perdana “Devaki” (2025)
Puncak dari perjalanan musik Anggis adalah peluncuran album perdana bertajuk “Devaki” pada 26 September 2025 di bawah naungan HITS Records. Album yang berisi sembilan lagu ini sarat akan makna personal, menggambarkan perjalanan hati—mulai dari jatuh, patah hati, hingga akhirnya bangkit kembali.
Album ini berisi lima single populer yang telah lebih dulu dirilis, yaitu “Kisah Tanpa Dirimu”, “Bodoh”, “Dirimu yang Dulu”, “Jatuh Rapuh”, dan “Percuma”. Selain itu, Anggis menghadirkan empat lagu baru: “Iman Tak Restui”, “Bertahan atau Menyerah”, “Penyesalanmu Nanti”, dan “Menua Bersama”. “Iman Tak Restui” dipilih sebagai title track album ini.
“Album ini adalah hasil dari luapan emosi dan perasaanku tentang cinta yang sedang dan pernah aku alami. Makanya nggak cuma ada lagu sedih aja di album ini, tapi juga ada cerita saat akhirnya aku bangkit, dan bahkan jatuh cinta.”
— Anggis Devaki
Menariknya, judul “Devaki” sendiri terinspirasi dari nama ibunda Dewa Krishna dalam mitologi Hindu, yang merupakan simbol ketangguhan dan kerendahan hati dalam menghadapi pasang surut kehidupan.

🆕 Karya Terbaru 2026: “Untuk Kau Hargai”
Memasuki tahun 2026, Anggis kembali menyapa para pendengar dengan single terbaru berjudul “Untuk Kau Hargai” yang dirilis pada Jumat, 31 Juli 2026 bersama HITS Records. Lagu ini mengangkat tema tentang seseorang yang telah mencintai sepenuh hati namun tak pernah mendapatkan penghargaan yang sama dari pasangannya—sebuah “teriakan hati” bagi mereka yang lelah mempertahankan hubungan seorang diri.
“Sebagai wanita, kalau ada yang salah dalam hubungan tuh suka bertanya-tanya, apa kurangnya di aku yah. Tapi di lagu ini aku udah sadar kalau yang aku lakukan tuh udah maksimal. Jadi ini seperti teriakan hatiku yang kecewa.”
— Anggis Devaki
Lagu ini langsung mendapat respons positif, menduduki peringkat pertama di playlist Insan Pujaan Spotify dan masuk ke dalam playlist New Release Malaysian & Singapore serta Fresh Indonesian Pop YouTube Music.
🎬 Penampilan Panggung dan Apresiasi Publik
Anggis juga aktif tampil di berbagai acara. Pada Sabtu, 8 Agustus 2026, ia menjadi penutup rangkaian acara MAMA Lime Green Day Fest 2026 di Tunjungan Plaza 3, Surabaya. Selama satu jam, ia membawakan lagu-lagu hitsnya seperti “Menua Bersama” dan “Dirimu yang Dulu”, membuat suasana semakin meriah.
“Seru banget. Hari ini super ramai, karena seperti biasa orang Surabaya selalu happy, seru, dan rame.”
— Anggis Devaki
🌟 Pengaruh di Media Sosial
Selain bermusik, Anggis juga aktif di media sosial, terutama Instagram dengan akun @anggisdevakii. Feed-nya penuh dengan gaya yang unik dan ekspresif, menunjukkan ketertarikannya pada dunia fashion dan kecantikan. Ia menjadi inspirasi bagi banyak remaja yang ingin berani tampil otentik tanpa kehilangan kepekaan.
🏁 Penutup
Dari seorang gadis Bali yang bercita-cita menjadi penyanyi, Anggis Devaki telah menapaki perjalanan panjang yang membawanya ke panggung internasional. Dengan suara khas, lirik yang menyentuh, dan dedikasi tinggi, ia telah menjadi salah satu bintang baru yang bersinar terang di industri musik Indonesia.
Dari “Kisah Tanpa Dirimu” yang menyayat hati, “Dirimu yang Dulu” yang viral di mana-mana, hingga album “Devaki” yang sarat makna, Anggis telah membuktikan bahwa musik adalah cara terbaiknya untuk bercerita. Dan dari Bali untuk Indonesia, bahkan dunia, Anggis Devaki adalah bukti bahwa mimpi yang dikejar dengan tekad dan hati bisa menjadi nyata.
📝 PosNusantara.com — Cepat · Akurat · Terpercaya












