KDM Bawa Bantuan Rp4,5 Miliar untuk Korban Gempa NTT, Perbaiki Ratusan Rumah Rusak

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi (KDM) salurkan bantuan Rp4,5 miliar untuk korban gempa NTT. Cek rincian bantuan perbaikan rumah rusak, logistik, dan aksi langsung KDM di lokasi bencana.

Gubernur Jabar , KDM membawa langsung Bantuan untuk bencana Gempa NTT 2026.

KUPANG, PosNusantara.com – Di tengah kepungan duka dan kerusakan pascagempa dahsyat yang melanda Nusa Tenggara Timur (NTT), secercah harapan datang dari ujung barat Indonesia. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang akrab disapa KDM, kembali menunjukkan kepemimpinannya yang khas dengan bergerak cepat dan turun langsung ke lokasi bencana.

Total bantuan yang dibawa untuk para korban mencapai Rp4,5 miliar. Kepedulian ini bukan hanya sebatas angka, tetapi diwujudkan dalam aksi nyata menyalurkan bantuan langsung ke tangan para korban yang rumahnya rata dengan tanah.

Rincian Bantuan: Transparan dan Tepat Sasaran

Bantuan yang terkumpul tidak datang dari satu sumber, melainkan hasil sinergi berbagai pihak di Jawa Barat.

  • Dana Pribadi KDMRp600 juta

  • Baznas Jawa BaratRp1 miliar (bersumber dari zakat ASN dan BUMD Jabar)

  • Bank BJB (BJB Peduli)Rp1 miliar

  • Apindo Jawa BaratRp500 juta

  • Wali Kota Depok (Supian Suri)Rp500 juta

  • ASN Pemprov Jawa BaratRp400 juta

  • Kadin Jawa BaratRp200 juta

  • Tambahan dari berbagai pihak: termasuk Kwarda Pramuka Jabar dan PT Buana Kasiti

Total bantuan mencapai Rp4,5 miliar.

Bantuan Perbaikan Rumah Disalurkan Langsung

Salah satu bentuk bantuan yang paling krusial adalah dana tunai untuk perbaikan rumah yang rusak. Penyaluran dilakukan secara langsung dan transparan, dengan proses verifikasi data yang ketat di lapangan untuk memastikan ketepatan sasaran.

Rincian penyaluran bantuan perbaikan rumah berdasarkan data kerusakan adalah sebagai berikut:

Kelurahan Bangka Leleng, Kecamatan Lamba Leda Selatan

  • 23 unit rumah rusak berat: Masing-masing menerima Rp20.000.000.

  • 83 unit rumah rusak ringan: Masing-masing menerima Rp5.000.000.

 Kelurahan Nggalakleleng, Kecamatan Pocoranaka

  • 20 unit rumah rusak berat: Masing-masing menerima Rp20.000.000.

  • 18 unit rumah rusak ringan: Masing-masing menerima Rp5.000.000.

Gubernur Dedi Mulyadi menekankan pentingnya pendataan yang akurat“Kita pastikan data rumah yang rusak berat, retak-retak, hingga yang roboh terdata dengan benar. Penyaluran bantuan dilakukan secara transparan dan tunai agar warga bisa langsung memperbaiki tempat tinggalnya,” tegasnya.

Korban Gempa NTT 2026 di tenda. PosNusantara.com

Logistik dan Relawan

Selain dana tunai untuk perbaikan rumah, bantuan juga disalurkan dalam bentuk kebutuhan logistik. Untuk mempercepat distribusi, logistik akan dibeli langsung di lokasi terdekat dengan bencana, seperti Labuan Bajo dan Manggarai Timur, agar lebih cepat sampai ke warga.

Sebanyak 20 personel BPBD Jawa Barat juga diterjunkan untuk membantu pemetaan dan distribusi bantuan di lokasi.

Pesan Moral KDM: Saling Membantu Tanpa Batas

Aksi ini menjadi perwujudan nyata dari pesan moral yang selalu dibawa oleh KDM. Menurutnya, kepedulian terhadap sesama yang tertimpa musibah adalah kewajiban moral yang melampaui batas wilayah administratif.

“Meskipun lokasi bencana berada di luar Provinsi Jawa Barat, kita hidup harus saling membantu. Prinsip orang yang sedang kesusahan, ditengok saja sudah menjadi kebahagiaan, apalagi jika dibawakan bantuan,” pesan Gubernur Dedi Mulyadi.

Di tengah kepungan duka, uluran tangan dari berbagai elemen masyarakat ini menjadi bukti bahwa solidaritas kemanusiaan adalah kekuatan utama bangsa. Harapannya, bantuan ini dapat meringankan beban para korban dan membantu mereka bangkit kembali.

📝 PosNusantara.com — Cepat · Akurat · Terpercaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *